Cara Daftar Visa Umrah: Syarat, Prosedur, dan Biayanya
Menunaikan umrah ke Tanah Suci adalah impian banyak umat Islam. Namun, sebelum bisa melangkah ke Baitullah, ada satu dokumen penting yang harus disiapkan: visa umrah. Tanpa visa ini, jemaah tidak akan bisa masuk ke Arab Saudi untuk menjalankan ibadah.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang cara daftar visa umrah, syarat yang harus dipenuhi, biaya yang dibutuhkan, hingga tips menabung agar perjalanan spiritual Anda semakin dekat. Karena sejatinya, langkah kecil menuju rumah-Nya bisa dimulai dari niat yang dipermudah dan informasi yang benar.
Apa Itu Visa Umrah dan Fungsinya?
Visa umrah adalah dokumen resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang memberikan izin masuk bagi umat Muslim dari negara lain untuk menjalankan ibadah umrah. Visa ini berbeda dengan visa wisata atau ziarah karena penggunaannya khusus untuk keperluan ibadah.
Selain sebagai izin legal masuk ke Makkah dan Madinah, visa umrah juga memudahkan pemerintah Saudi dalam memantau dan melayani jemaah dari seluruh dunia agar ibadah berlangsung dengan aman dan tertib.
Manfaat Visa Umrah untuk Jemaah Indonesia
Dengan memiliki visa umrah yang sah, jemaah bisa:
- Menjalankan ibadah secara legal di Tanah Suci.
- Berkunjung ke kota-kota lain seperti Jeddah dan Madinah selama masa berlaku visa.
- Melakukan perjalanan ibadah secara pribadi atau dalam kelompok kecil, sesuai kebutuhan dan kenyamanan.
Visa ini juga menunjukkan komitmen jemaah untuk mengikuti aturan resmi yang telah ditetapkan, baik oleh pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi.
Syarat Mengurus Visa Umrah yang Perlu Diperhatikan
Berikut adalah syarat umum yang harus Anda siapkan untuk mengajukan visa umrah:
1. Dokumen Administratif
- Paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan.
- KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk keperluan verifikasi data.
- Foto ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar dengan latar belakang putih.
2. Syarat Khusus untuk Wanita
Jemaah wanita di bawah usia 45 tahun harus disertai mahram atau memiliki surat izin dari pihak keluarga untuk mengajukan visa. Hal ini bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
3. Bukti Vaksinasi Meningitis
Setiap jemaah wajib mendapatkan vaksin meningitis, yang dibuktikan melalui kartu kuning dari lembaga kesehatan resmi.
Prosedur Pengajuan Visa Umrah
Pengajuan visa umrah tidak dilakukan secara individu, melainkan melalui provider atau agen umrah resmi yang terdaftar di Kementerian Agama.
1. Mendaftar ke Provider Resmi
Langkah pertama adalah mendaftar ke biro umrah yang memiliki izin resmi dari Kemenag. Pilih biro yang terpercaya dan memiliki rekam jejak pelayanan yang baik.
2. Pengurusan MOFA (Konfirmasi dari Arab Saudi)
Pihak provider akan mengurus dokumen MOFA atau konfirmasi kedatangan jemaah dari sistem Arab Saudi. Proses ini memakan waktu beberapa hari hingga minggu.
3. Pengajuan Visa ke Kedutaan Arab Saudi
Setelah MOFA keluar, provider akan melanjutkan proses pengajuan ke Kedutaan Besar Arab Saudi. Visa umrah akan ditempelkan di paspor jemaah setelah proses verifikasi selesai.
4. Penyerahan Visa dan Dokumen Lain
Provider kemudian akan menyerahkan visa umrah beserta dokumen pendukung seperti asuransi dan buku panduan kepada jemaah.
Biaya Visa Umrah dan Perbandingan Paket
Biaya visa umrah bisa bervariasi tergantung jenis layanan dan provider yang digunakan.
1. Biaya Visa Umrah Mandiri
Untuk pengurusan mandiri (jika tersedia), biaya visa berkisar 300 Riyal atau sekitar Rp1,1 juta. Namun, opsi ini terbatas dan tidak umum di Indonesia.
2. Biaya Visa via Paket Umrah
Biro umrah biasanya menawarkan paket lengkap mulai dari Rp25 juta hingga Rp30 juta. Paket ini mencakup visa, tiket pesawat, hotel, transportasi, dan layanan pendamping ibadah.
3. Biaya Visa Progresif (Umrah Lebih dari Sekali)
Jika Anda melakukan umrah lebih dari sekali dalam periode tertentu, Arab Saudi menerapkan visa progresif dengan biaya tambahan sekitar 2.000 Riyal atau sekitar Rp7,6 juta.
Masa Berlaku dan Ketentuan Penggunaan Visa Umrah
- Masa berlaku visa umrah umumnya selama 90 hari sejak diterbitkan.
- Selama masa berlaku tersebut, jemaah bisa mengunjungi tempat lain di Arab Saudi (dalam batasan tertentu) selain Makkah dan Madinah.
- Namun, ibadah umrah umumnya dilakukan dalam waktu 7–12 hari saja.
Pastikan Anda tidak menyalahgunakan visa umrah untuk kepentingan di luar ibadah, seperti bekerja atau menetap melebihi batas waktu.
Kesimpulan
Visa umrah adalah bagian penting dari persiapan perjalanan ibadah ke Tanah Suci. Dengan memahami proses pendaftaran, biaya, dan syaratnya, Anda bisa melangkah lebih pasti dan tenang dalam merencanakan keberangkatan.
Tidak perlu menunggu segalanya sempurna—karena setiap niat yang dimudahkan akan selalu dibukakan jalan oleh-Nya.
Jika Anda ingin berkonsultasi seputar visa umrah, memilih paket terbaik, atau memulai tabungan ibadah, silakan hubungi tim kami melalui WhatsApp 0815-1151-1239. Kami siap membantu Anda mewujudkan langkah kecil menuju rumah-Nya.









